Hengy Supit merupakan vokalis/penyanyi Rock yang memiliki suara tinggi dan juga melengking, bakat dan ketertarikannya dalam dunia musik Rock sudah tertanam sejak kecil, ia sering mendengarkan koleksi musik Rock yang dimiliki ibunya (kaset-kaset band lawas, seperti Led Zeppelin, Paul Anka, sampai Frank Sinatra).
Semasa ia sekolah, Hengky mulai mendirikan band pertamanya bersama teman-teman di SMAnya. Band yang bernama Interview tersebut cukup populer di daerah Palu dan sekitarnya, mereka kerap mengisi acara-acara ulang tahun dan tawaran manggung di SMA-SMA lain.

Perjalanan Hengky
Kemudian sekitar tahun 1991 (setelah lulus SMA) Hengky pergi ke Jakarta, atas permintaan orangtuanya yang menginginkan dia untuk masuk ke Perguruan Tinggi.
Namun apa daya, darah musisi yang mengalir pada Hengky, membuat dia memutuskan untuk bergabung lagi dengan teman-teman bandnya di SMA dulu (Band Interview). Keputusan Hengky Supit yang terbilang nekat tersebut ditanggapi oleh orangtuanya dengan rasa kecewa, alhasil Hengky tidak mendapat kiriman uang untuk biaya hidupnya di Jakarta.
Tapi hal itu tidak membuat Hengky menyerah, bermodalkan band dan suara kerennya, Hengky mencoba peruntungannya dengan ngamen di klub-klub atau cafe-cafe di daerah Jakarta, untuk membiayai kehidupannya sehari-hari.
Berkat kegigihannya, Hengky bersama Bandnya mendapat kesempatan besar dengan diundang untuk bermain di “Breaking Record” acara khusus bagi Jelly Tobing (Drummer Indonesia yang mampu bermain drum selama 10 jam). Dalam acara tersebut dimeriahkan juga oleh band-band dan artis-artis ternama, seperti Whizzkid, Totok Tewel, Jockie Suryoprayogo, Iwan Fals, Donny Fatah dan Tedy Sudjaja (God Bless), Dody Keswara dan Tato (El Pamas), Didik Sucahyo, Edy Darome, Ikang Fawzi, Gito Rollies, Nicki Astria dan lain-lain.
Bergabung Dengan Whizzkid
Whizzkid Band
Whizzkid Band
Aksi Hengy Supit dalam acara tersebut ternyata mengundang kekaguman dari Band Whizzkid, yang akhirnya merekrut Hengky untuk menjadi vokalis. Bersama Whizzkid, Hengky terus mendapat popularitas dengan manggung di banyak acara atau festival musik lokal.
Hingga akhirnya Hengky bersama Whizzkid mengikuti Festival Musik Rock se-Indonesia VI, yang diselenggarakan oleh Log Zhelebour. Whizzkid menjadi runner-up, sedangkan Hengky sendiri meraih gelar sebagai vokalis terbaik dalam ajang tersebut. Kemenangan yang mereka raih membawa nama Whizzkid menuju kepopuleran yang lebih tinggi, dan membuatnnya masuk dapur rekaman bersama 10 finalis lainnya dalam sebuah album kompilasi.
Hengkang dari Whizzkid
Album Solo Karir Hengky Supit
Album Solo Karir Hengky Supit
Semenjak album pertamanya yang bertajuk “Percayalah” tahun 1994, nama Whizzkid kian populer, bahkan melibihi popularitas nama Slank waktu itu. Tapi mungkin karena adanya masalah internal, membuat Hengky Supit memilih hengkang dari Whizzkid dan memutuskan untuk bersolo karir. Album solo pertamanya berjudul “Isi Hati”, yang rilis sekitar tahun 1996 (sebelumnya sempat rekaman solo dalam kompilasi penyanyi rock khusus pria tahun 1995, dengan judul lagu “Bila Engkau Izinkan”).
Kini Hengky Supit telah merantau dan menetap di Belanda. Meski berada di negeri orang, Hengky masih tetap berkarya. Terbukti dengan beberapa lagu (bahasa Inggris) ciptaanya, yang berjudul antara lain Tinombala, Still Waiting dan Cant Live Without, yang bisa didownload gratis untuk sekedar mengobati rindu kita dengan suaranya yang memukau.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *